Pada perkembangan zaman sekarang ini kita sudah memasuki pada era zaman modern serta teknologi yang sangatcanggih. Banyak hal yang dapat kita lakukan dengan adanya teknologi internet pada era zaman modern ini, denganpenghematan waktu dan kemudahan yang telah dihasilkan dengan pemanfaatan teknologi ini, termasuk diantaranya dalam memudahkan kita melamar pekerjaan.
- Jangan melamar ke perusahaan yang sama berulang-ulang untuk posisi yang sama
- Bila Anda melamar ke perusahaan yang sama untuk posisi yang berbeda, pastikan posisi yang Anda lamar tidak lebih dari dua, dan bidang-bidang tersebut tidak bertentangan atau bertolak belakang satu sama lain. Misalnya : Anda melamar untuk posisi Marketing dan Accounting.
- Bila kualifikasi diri Anda berbeda jauh sekali dengan yang diharapkan oleh perusahaan, maka sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melamar. Misalnya : bila pengalaman kerja Anda adalah sebagai Engineering Staffselama 2 tahun di perusahaan kontraktor, sebaiknya jangan melamar untuk posisi General Manager Operational yang menuntut pengalaman minimal 5 tahun di posisi yang sama di industri pertambangan. Hampir dapat dipastikan, lamaran Anda pasti akan sia-sia saja.
Dengan adanya media rekrutmen secara online, kini jauh lebih mudah dan
murah dalam melamar pekerjaan. Tetapi tentunya ini tidak serta-merta
berarti sebagai pelamar boleh mengabaikan etika dalam melamar pekerjaan.
Berdasarkan pemantauan, ada beberapa hal menyangkut etika yang perlu
calon pelamar simak dalam melamar pekerjaan secara online.
- Subject E-Mail
Tidak
sedikit yang mengirim email lamaran dengan subject yang tidak jelas.
Kadang hanya nama saja, kadang hanya tulisan “lamaran pekerjaan” saja,
bahkan ada juga yang kosong subject-nya. Disinilah sebagai pelamar harus
memperhatikan etika dalam melamar pekerjaan, karena yang melamar ke
sebuah perusahaan tidak hanya 1 orang, akan tetapi banyak yang melamar
pada 1 perusahaan saja sebagai contoh.
Analoginya
sama seperti mengirim lamaran dalam sebuah amplop ke suatu gedung
perusahaan, tapi tidak ditulis di bagian sampulnya, bahwa itu surat
untuk apa. Jelas saja tidak diterima, belum sampai ke HRD, amplopnya
mungkin sudah dibuang oleh satpam.
- Body E-Mail
Kesalahan
kedua bagi pelamar kerja adalah body/isi e-mail. Kasus yang paling umum
adalah body e-mail kosong, hanya berisi attachment saja. Mungkin
subject sudah benar, akan tetapi jika tujuannya adalah melamar
pekerjaan, setidaknya berikan sedikit hormat bagi pihak HRD.
- Alamat E-Mail
Oke,
subject sudah benar, body email sudah menarik. Akan tetapi kalau alamat
email yang digunakan semacam “i_luph_u_bebeph2311@yahoo.com” atau
“lala.monokorobo@hotmail.com”, yang bener aja. Ini yang mau ngelamar
beneran pencari pekerjaan apa anak ABG yang masih labil sih? Belum lagi
kalau display name dari email tersebut tidak diganti, atau malah dibuat
lebih alay lagi.
Referensi :
*Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia 2*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar